Oleh : Moh. Imam
20
Juni 2012
Seorang sahabatku, Mimi namanya, kami bersahabat puluhan tahun sejak
kami sama-sama duduk di Sekolah Dasar (SD). Mimi gadis sederhana, anak tunggal
juragan sapi perah di wilayah kami, memiliki mata sebening kaca, dan kesung pipit
yang manis menawan siapa saja dan runtuh hatinya jika memandang senyumnya.
Termasuk saya.
